Buku ini adalah sebuah festschrift atau kumpulan tulisan oleh rekan-rekan dari bidang politik, pers, budaya, dan pendidikan, yang dipersembahkan untuk Rosihan Anwar pada usia 70 tahun. Isinya mencakup kenangan, pujian dan kritikan, serta refleksi terhadap peran Rosihan Anwar sebagai wartawan, pemikir, pengamat politik, dan budaya. Ia dikenal sebagai sosok wartawan “multicastra”, yang karya …
Buku ini menggambarkan kehidupan dan karya Gus Dur sebagai tokoh rekonsiliasi di Indonesia; menggali bagaimana ia bertindak sebagai penengah dalam konflik sosial, pluralitas budaya, dan memperjuangkan toleransi serta persatuan masyarakat
Buku ini berisi kumpulan 101 tulisan dari 100 tokoh nasional dan internasional, memberikan opini tentang Indonesia selama era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tulisan-tulisan ini dipilih berdasarkan pandangan positif terhadap kepemimpinan SBY, mencerminkan kesan tokoh-tokoh penting mengenai karakter, etos kerja, visi politik, dan kontribusi SBY dalam pembangunan Indonesia. Kontri…
Buku ini adalah otobiografi Mochtar Riady, pendiri Lippo Group, yang menceritakan perjalanan hidupnya dari masa kecil — termasuk masa penjajahan Belanda dan Jepang — melalui perjuangan membangun usaha, tantangan dan peluang ekonomi di Indonesia dan dunia. Ia membagi hidupnya ke dalam lima episode kehidupan (masing-masing ~20 tahun), merintang berbagai krisis dan berhasil membangun usaha dar…
Buku ini mencatat perjalanan diplomatik Joko Widodo sebagai presiden dari negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, yaitu Indonesia. Buku merefleksikan bagaimana Indonesia berperan diplomatik secara global dengan pendekatan moderat dan inklusif, serta bagaimana kepemimpinan Jokowi dalam konteks Islam, politik, ekonomi dan kebudayaan mendapat sorotan dunia
Buku ini adalah biografi tokoh Hoegeng Iman Santoso yang dikenal sebagai polisi yang jujur, sederhana, tidak kompromi, dan teladan integritas. Buku menggambarkan perjalanan hidupnya dari kepolisian hingga jabatan pemerintahan sebagai menteri, serta nilai-nilai hidupnya yang konsisten dalam kejujuran dan anti-korupsi. Ditulis oleh Suhartono berdasarkan kisah dari Soedharto Martopoespito (mantan …
Buku ini mengkaji sejarah dan kebudayaan kuno di wilayah Tatar Sunda (termasuk provinsi Jawa Barat dan Banten), terutama masa sebelum Islam serta era kerajaan-Sunda kuno. Beberapa tema utama yang dibahas antara lain: Masa awal kerajaan di Tatar Sunda, terutama Tarumanagara. Sketsa kehidupan keagamaan di bagian selatan Tatar Sunda kuno. Kepurbakalaan di Tatar Sunda, termasuk permukim…
Buku ini adalah dokumentasi sejarah lokal Kota Malang, volumen pertama, yang menyajikan gambaran “tempo doeloe” atau masa lalu Malang. Berisi foto-lama, cerita masyarakat, budaya, arsitektur, kehidupan sosial masyarakat Malang dari masa kolonial hingga setelah kemerdekaan. Ditulis dengan gaya naratif yang mudah diikuti. Koleksi referensi penting bagi penelitian sejarah lokal & identitas kota.
Buku ini menganalisis kebijakan budaya di Indonesia dari masa kolonial hingga era reformasi, dengan fokus pada peran negara dalam membentuk budaya nasional. Tod Jones mengkaji bagaimana kebijakan budaya otoritarian diterapkan dan dampaknya terhadap masyarakat, serta perubahan yang terjadi seiring dengan transisi politik di Indonesia.
Buku ini membahas bagaimana bangsa Indonesia, yang sangat mencintai damai namun juga berkomitmen mempertahankan kemerdekan dan kedaulatan, harus membangun sistem pertahanan negara yang modern dan efektif. Penulis menekankan bahwa kemajuan teknologi, perkembangan pemikiran pertahanan, dan kesiapsiagaan nasional menjadi kunci agar bangsa dapat menghindarkan gangguan terhadap kedaulatan. Pendekata…
Buku ini membahas dampak berkembangnya agroindustri terhadap daerah persawahan di Pulau Jawa. Pendekatan yang digunakan bersifat historis-deskriptif (mencakup akhir abad XIX dan awal abad XX dalam beberapa kasus), dengan studi kasus (mis. Gedangan, tahun 1904) yang menelaah bagaimana penetrasi modal/industrialisasi pertanian mengubah struktur penggunaan lahan, sistem produksi padi, serta kondis…
Buku ini menyajikan pandangan kritis Nurcholish Madjid mengenai perjalanan bangsa Indonesia dalam membangun identitas nasional dan kenegaraan.
Memuat gagasan dan pandangan tentang persoalan kebangsaan Indonesia pasca-Orde Baru, seperti disintegrasi, korupsi, penggusuran, dialog antarumat beragama, dan pembangunan kesejahteraan. Disampaikan dengan argumentasi kritis dan optimisme rekonstruksi nilai kebangsaan. 320.1 SUS b
360.6 SAP k
Buku ini merupakan kumpulan tulisan Sulastomo yang pernah diterbitkan di harian Kompas. Tulisan-tulisan tersebut lahir dari keresahan penulis bahwa cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 belum sepenuhnya terwujud. Penulis membahas isu-jaminan sosial, kesehatan, kesejahteraan warga, dan berbagai persoalan kebangsaan. Termasuk satu tulisan yang merupakan kary…
Buku ini memaparkan akar-penyebab kemiskinan di berbagai wilayah di Indonesia — terutama masyarakat pesisir, kepulauan, dan perkotaan — serta dampak pembangunan yang kadang memperparah ketidaksetaraan. Penulis mengkritisi kesalahan dan kelemahan dalam program penanggulangan kemiskinan yang selama ini rawan bias dan tidak tepat sasaran, dan menawarkan strategi yang lebih pro-rakyat dalam men…
Buku ini memaparkan pengalaman Mahfud MD selama satu tahun menjabat sebagai menteri dalam kabinet yang dipimpin oleh Presiden Gus Dur. Pengalaman tersebut mencakup pergulatan politik antara Presiden dan DPR, dinamika kabinet, visi dan kebijakan nasional, serta sisi manusiawi Gus Dur yang dikenal penuh humor, egaliter, dan berani. Dengan gaya bertutur yang mengalir, buku ini menyajikan kisah dar…
Buku ini mengangkat gagasan bahwa Indonesia sedang menghadapi risiko menjadi "negara gagal" (failed state) jika tidak melakukan transformasi fundamental dalam struktur ekonomi, politik, dan kepemimpinan. Effendi Siradjuddin menyusun argumen berdasarkan tiga bagian utama: Sindrom Kegagalan Negara dalam deru globalisasi — menggambarkan bagaimana tekanan global, kegagalan kelembagaan, korupsi…
Buku ini merupakan hasil penelitian empiris mengenai partisipasi politik warga Tionghoa di Bangka Belitung pasca reformasi, terutama sejak Pemilu 2009. Fokusnya adalah pada keterpilihan politisi etnis Tionghoa—termasuk Rudianto Tjen, Basuki Tjahja Purnama, Telli Gozeli, dan Bahar Buasan—di tengah mayoritas penduduk Melayu-Muslim. Analisis meliputi strategi kampanye, citra politik, jejaring …