Buku ini membahas secara sistematis teori dan analisis ekonomi pengembangan wilayah, meliputi: Pendahuluan Konsep dasar pengembangan wilayah: bagaimana konsep “wilayah” dipahami dalam konteks ekonomi. Peranan wilayah dalam pembangunan ekonomi nasional. Teori Lokasi Teori-teori klasik lokasi (seperti teori Von Thünen, Weber, dan Losch) sebagai dasar untuk memahami struktur sp…
Buku ini membahas bagaimana pembangunan pedesaan dan pembangunan perkotaan tidak dapat dipisahkan karena saling komplementer. Di bagian pedesaan, dibahas tujuan dan strategi pembangunan desa, tipologi desa, pembangunan desa partisipatif, pembentukan desa pusat pertumbuhan, kawasan terpilih pusat pertumbuhan desa (KTP 20), dan konsep Community Development. Sedangkan di bagian perkotaan, dibahas …
Buku ini membahas strategi dan konsep pembangunan wilayah kepulauan Maluku menuju tahun 2030, dengan fokus utama pada pemanfaatan sumber daya kelautan (laut, perikanan, pulau-pulau) untuk menjadikan Maluku sebagai daerah industri yang kompetitif secara nasional. Penulis menyajikan analisis potensi kelautan Maluku, tantangan geografis dan sosial, serta peta jalan (“roadmap”) pembangunan berb…
Buku ini mengulas secara komprehensif tentang konsep Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Indonesia — mulai dari dasar-fungsi, prosedur penyusunan, skoping (cakupan), identifikasi dampak, penilaian alternatif, hingga rencana pengelolaan lingkungan dan penetapan baku mutu. Beberapa poin penting yang dibahas: Definisi dampak sebagai perubahan lingkungan yang timbul akibat kegiat…
Buku ini mengulas secara komprehensif tentang konsep Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Indonesia — mulai dari dasar-fungsi, prosedur penyusunan, skoping (cakupan), identifikasi dampak, penilaian alternatif, hingga rencana pengelolaan lingkungan dan penetapan baku mutu. Beberapa poin penting yang dibahas: Definisi dampak sebagai perubahan lingkungan yang timbul akibat kegiat…
Buku ini secara kritis mendeskripsikan konsep pembangunan berkelanjutan di Indonesia, meliputi definisi, operasionalisasi, dan pengukuran keberlanjutan lingkungan hidup serta kesejahteraan. Penulis menyoroti kelemahan dalam penerapan indikator-indikator tersebut: bagaimana beberapa indikator belum sepenuhnya mencerminkan realitas masyarakat, serta bagaimana kualitas lingkungan yang buruk memeng…
Publikasi ini adalah laporan dari APO Top Forum on Labour-Management Cooperation yang berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 11-15 November 1996. Fokus forum adalah bagaimana pekerja dan manajemen dapat bekerja sama lebih erat melalui partisipasi pekerja dalam keputusan manajemen dan operasional perusahaan, dengan cara yang produktif dan konstruktif. Topik yang dibahas mencakup mekanisme praktis pa…
Buku ini membahas konsep Produktivitas Ramah Lingkungan (Green Productivity/GP) sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Konsep yang diperkenalkan oleh Asian Productivity Organization (APO) ini relevan diterapkan dalam sektor pariwisata yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja, namun juga berpotensi menimbulkan pe…
Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan mengukur keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan melalui berbagai dimensi dan indikator. Kajian tahun 2023 menunjukkan perbedaan capaian antarprovinsi, dengan DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Utara menonjol pada sejumlah indikator. Hasil pengukuran menjadi dasar evaluasi serta penyusunan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan yang lebih terarah da…
Pedoman ini membantu pemerintah daerah mengukur dan mengevaluasi kinerja pembangunan ketenagakerjaan berbasis Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK). Menggunakan sembilan indikator utama, buku ini memberikan acuan analisis, pemetaan potensi, serta perumusan intervensi kebijakan yang tepat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan capaian ketenagakerjaan daerah secara berkelanjutan.
Panduan metodologis untuk mengukur, menggevaluasi, dan memetakan capaian pembangunan ketenagakerjaan secara terukur di tingkat nasional maupun daerah (provinsi/kabupaten/kota). Penyusunannya bertujuan untuk menyediakan kerangka acuan yang terstandarisasi bagi pemerintah daerah dan penyusun kebijakan dalam mengidentifikasi kemajuan serta ketimpangan pembangunan ketenagakerjaan, sejalan dengan pr…
Publikasi ini mengevaluasi hasil pengukuran Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Tahun 2022 sebagai indikator keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia. Evaluasi dilakukan untuk memetakan capaian, permasalahan, serta faktor yang memengaruhi implementasi indeks pada tingkat nasional dan provinsi. Hasilnya diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan perbaikan pembangunan ketenagak…
Menyajikan evaluasi komprehensif atas kinerja pembangunan ketenagakerjaan secara komposit di tingkat nasional dan 34 provinsi. Berlandaskan UU No. 13 Tahun 2003 dan terintegrasi dengan indikator Sustainable Development Goals (SDGs), penyusunan IPK bertujuan untuk mengukur capaian pembangunan, menyediakan bahan evaluasi kebijakan, serta memberikan panduan pembinaan bagi daerah. Hasil pengukuran …
Proseding terbitan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. (2000) ini merangkum hasil lokakarya bagi pejabat Pemda Tingkat II se-Sumatera dan Jawa di Batam dan Surabaya. Dokumen ini bertujuan memasyarakatkan konsep produktivitas ramah lingkungan (Green Productivity) guna menjawab isu kerusakan lingkungan dan meningkatkan daya saing nasional.
Buku Pedoman ini sebagai acuan untuk pelaksanaan sosialisasi Produktivitas Ramah Lingkungan (PRL) di daerah. Dalam penyelenggaraan sosialisasi PRL tersebut penyelenggara diharapkan mampu melakukan penyesuaian dengar kondisi lapangan sehingga sosialisasi dapat mencapai tujuan dan sasaram secara optimal.
Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Tahun 2021 mengukur capaian pembangunan ketenagakerjaan berdasarkan sembilan indikator yang mencakup perencanaan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan, produktivitas, hubungan industrial, kondisi kerja, pengupahan, kesejahteraan, dan jaminan sosial. Pengukuran dilakukan melalui pengumpulan, validasi, serta pengolahan data untuk mengevaluasi kinerja ketenag…
Pendekatan partisipatif dalam pembangunan sosial telah lama dikenal dan digunakan setelah pendekatan dari atas (top-down) yang dinilai tidak mampu mengembangkan masyarakat untuk berkembang mandiri dan memenuhi kualitas hidup yang diharapkan. Pendekatan bottom upselanjutnya juga mendorong berkembangnya partisipasi dan kerja sama multipihak dalam melaksanakan program pembangunan sosial. Bagaimana…
Buku ini membahas pembangunan wilayah yang sangat khusus: wilayah-kelautan dan maritim, kepulauan, daerah terpencil, tertinggal, perbatasan, pesisir dan pulau-pulau kecil. Penulis mengajukan konsep “Ekonomi Archipelago” serta “Kawasan Semeja” yang memposisikan laut/salur-laut sebagai arena pengembangan kegiatan ekonomi secara simultan, proporsional, dan harmonis. Tantangan struktural, o…
Buku ini mengusulkan 40 strategi konkret untuk membangun Indonesia yang lebih baik dengan menekankan aspek kebijakan pemerintahan, reformasi birokrasi, keadilan sosial, pendidikan gratis, penghapusan subsidi yang dianggap tidak efektif, dan peningkatan mutu layanan publik. Strategi-strategi tersebut sebagian memerlukan legislasi, sebagian lain praktik harian yang bisa dilaksanakan oleh masyarak…
Buku ini membahas konsep kemandirian nasional dan kesinambungan pembangunan dalam konteks ekonomi dan bisnis di Indonesia. Tema-tema utama meliputi: Bagaimana negara dan dunia usaha dapat mencapai kemandirian ekonomi melalui strategi pembangunan yang berkelanjutan. Peran sektor bisnis dalam pembangunan nasional — tidak hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi sebagai mitra pembangunan yang …
Buku ini mengkaji konsep dan praktik “kemandirian desa” dalam konteks pembangunan nasional Indonesia: bagaimana desa dapat mengembangkan kapasitas sendiri—baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun kelembagaan—agar tidak bergantung sepenuhnya pada intervensi dari luar. Penulis menekankan perlunya inisiatif lokal, pemanfaatan potensi desa, kebijakan yang mendukung, dan sinergi antara pemer…
Sejak tahun 2005 sistem perencanaan pembangunan daerah di Indonesia mengalami perubahan mendasar karena diberlakukannya otonomi daerah. Buku ini menguraikan secara rinci dan praktis sistem serta penerapan perencanaan pembangunan daerah di era otonomi, mencakup tiga hal utama: konsep perencanaan pembangunan daerah, teknik perencanaan pembangunan daerah, dan penyusunan dokumen perencanaan pembang…
Buku ini membahas peranan pelaksanaan otonomi daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Penulis mengulas aspek ekonomi, politik, dan sosial desentralisasi; tantangan pelaksanaan otonomi di berbagai daerah; regulasi & kebijakan terkait; serta dampak terhadap pembangunan lokal dan distribusi kesejahteraan. Di dalamnya juga terdapat r…
Buku ini menyajikan studi kritis tentang bagaimana kebijakan pembangunan di era Orde Baru dan sesudahnya (1994–2004) gagal mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat kecil. Berdasarkan penelitian lapangan di Sumatra Selatan, Elizabeth Fuller Collins menggunakan wawancara dan laporan media lokal untuk menggambarkan dampak kebijakan neoliberal dan praktik korporasi kroni terhadap petani, buruh, serta…
Buku ini merupakan kumpulan naskah dari empat seri seminar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional. Materinya membahas strategi dan langkah konkret untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia — mencakup aspek politik, sosial, ekonomi, dan konstitusional. Buku ini menyoroti peran berbagai elemen bangsa (pemerintah, masyarakat, lembaga-lembaga) dalam m…
Buku ini memetakan kondisi demografi dan potensi bonus demografi Indonesia—menyoroti pentingnya investasi pada sumber daya manusia sejak masa janin, usia dini, hingga lansia. Ditekankan bahwa jendela peluang besar berada di sekitar tahun 2040 dan harus dipersiapkan secara strategis melalui kebijakan berbasis siklus hidup. Ditulis dengan bahasa populer namun tetap substansi akademis.
Buku ini disusun untuk memberi pemahaman tentang konsep perencanaan dan pembangunan ekonomi daerah, serta kebijakan-kebijakan yang perlu diambil oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan perekonomian lokal
Buku ini mengangkat gagasan bahwa Indonesia sedang menghadapi risiko menjadi "negara gagal" (failed state) jika tidak melakukan transformasi fundamental dalam struktur ekonomi, politik, dan kepemimpinan. Effendi Siradjuddin menyusun argumen berdasarkan tiga bagian utama: Sindrom Kegagalan Negara dalam deru globalisasi — menggambarkan bagaimana tekanan global, kegagalan kelembagaan, korupsi…
Buku ini mengulas 13 teori lokasi dan pengembangan wilayah, mulai dari teori klasik sektor primer (mis. Von Thünen), teori industri (Weber, Lösch, Perroux), sampai ke teori jasa (Christaller, Poernomosidi) berdasarkan aliran barang. Penulis juga mengkaji teori simpul (node) dan memperkenalkan konsep baru “suntikan ke wilayah pengaruh” (injection to influence region) sebagai alternatif dar…
Buku ini menyajikan sebuah visi strategis agar Indonesia dapat mencapai posisi sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke-5 di dunia sebelum tahun 2030, melalui lima strategi yang disebut “IAP: BOT” (kependekan dari sebuah formula yang dikembangkan oleh penulis) yang dirancang untuk mengembangkan perekonomian Indonesia tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN