Buku ini mengkaji perjalanan dan kontribusi perempuan muslim progresif di Indonesia — mulai dari gerakan komunitas di sekitar IAIN/CIPUTAT pada akhir 1980an hingga pengaruhnya dalam kebijakan nasional (misalnya mainstreaming gender, undang-undang perlindungan kekerasan dalam rumah tangga). Buku ini juga membahas kurangnya narasi tentang perempuan muslim dalam gerakan pembaruan Islam dan bagai…
Buku ini mengeksplorasi hubungan antara gender dan kemiskinan di Indonesia. Mengulas bahwa perspektif kemiskinan konvensional sering/tidak memadai mencerminkan “kemiskinan perempuan” yang memiliki beban berbeda dengan kemiskinan laki-laki. Dengan pendekatan partisipatif dan data lapangan, buku ini memaparkan bagaimana variabel gender mempengaruhi distribusi ekonomi, akses pendidikan, layana…
Cerita dalam buku ini mencakup dampak tambang terhadap kehidupan sehari-hari: kerusakan ekosistem laut, penurunan hasil laut, polusi debu, dan gangguan sosial-ekonomi. Perempuan digambarkan memainkan peran ganda: sebagai penjaga kehidupan domestik dan komunitas. Perlawanan mereka meliputi protes langsung, aktivitas kolektif, pendokumentasian kerusakan, serta pengorganisasian komunitas untuk men…
Buku ini membahas posisi perempuan dalam struktur sosial yang dibentuk oleh budaya patriarki. Pembahasan meliputi bagaimana ideologi dan praktik patriarki tersosialisasi di ranah keluarga, pendidikan, ekonomi, dan budaya; dampaknya terhadap peran dan status perempuan; serta kemungkinan jalan menuju kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam konteks masyarakat Indonesia. Buku diposisikan…
Buku ini merupakan analisis tajam karya Nawal El-Saadawi tentang penindasan perempuan dalam struktur budaya patriarki—tidak terbatas di masyarakat Arab atau Dunia Ketiga, tetapi juga terjadi di masyarakat modern industri. Dengan pendekatan yang kritis, El-Saadawi mengeksplorasi bagaimana sistem politik, ekonomi, dan budaya secara global memfasilitasi dominasi dan eksploitasi perempuan. Buku i…
Buku ini mengkaji bagaimana identitas perempuan dibentuk dan dikomodifikasi dalam konteks arus globalisasi dan budaya postkolonial. Fokusnya pada dua ikon komoditi pop: mie instan dan jilbab. Monika Eviandaru menyoroti bagaimana produk sehari-hari diproduksi dan dikonsumsi, bukan hanya sebagai barang, tetapi juga sebagai simbol identitas feminin dan status sosial. Dengan pendekatan budaya kriti…