Buku ini merupakan kajian mengenai gerakan yang dikenal sebagai Gerakan Rakjat Kelaparan (Gerayak) di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, yang terjadi sekitar tahun 1959-1964. Fokusnya pada bagaimana petani yang mengalami kondisi kelaparan dan kerawanan subsistensi termobilisasi oleh gerakan politik, namun kemudian gerakan itu gagal dalam mengeksekusi tuntutan dan radikalisasi yang efektif