Hubungan industrial adalah suatu proses saling menyesuaikan, saling mengisi dan saling mendukung antara pengusaha dan pekerja. Proses tersebut dapat diibaratkan sebagai belajar dansa. … Seiring waktu, masing-masing pihak menyesuaikan langkahnya … sehingga ditemukan gerakan-gerakan yang indah, seirama, harmonis dan menyenangkan
Buku ini menganalisis pola-pola hubungan hukum antara pemberi kerja dan pekerja dalam konteks model modern seperti kemitraan (partnership) dan keagenan (agency), terutama di era digital marketplace dan sharing economy. Penulis mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai pola hubungan kerja: keagenan (contoh: agen asuransi), kemitraan konvensional (misalnya sopir taksi), kemitraan online (misalny…
Buku ini membahas secara komprehensif teori dan praktik penyelesaian perselisihan dalam hubungan industrial di Indonesia. Materi disusun sesuai dengan silabus mata kuliah Hukum Perburuhan dan telah diperbarui untuk mencakup perkembangan regulasi dan praktik terkini dalam mekanisme penyelesaian perselisihan baik antara pekerja dengan pengusaha maupun antara serikat pekerja dan pengusaha, melalui…
Buku ini membahas sistem hubungan industrial di Indonesia, memandang hubungan antara pekerja, pengusaha dan pemerintah dalam konteks produksi barang dan jasa; menguraikan prinsip-prinsip hubungan industrial di Indonesia serta bagaimana regulasi, perundang-undangan, serikat pekerja, perusahaan dan pemerintah ikut membentuk sistem tersebut.
Laporan ini menyajikan kumpulan makalah dan studi kasus dari negara-negara Asia yang mengeksplorasi bagaimana hubungan industrial (industrial relations) dan konsultasi manajemen tenaga kerja (labour-management consultation) diterapkan dalam konteks Asia. Fokus utamanya meliputi: Cara berbagai negara Asia menangani perselisihan tenaga kerja, partisipasi pekerja dalam keputusan manajemen, sert…
Buku ini merupakan hasil Top Forum APO tentang kerjasama hubungan kerja antar manajemen dan serikat pekerja/tenaga kerja di Asia, dengan fokus pada peranan collective bargaining sebagai sarana membangun kerjasama. Termasuk di dalamnya makalah sumber, studi kasus dari banyak negara Asia, diskusi tentang konsultasi manajemen-buruh, pengalaman industri spesifik, kondisi di mana hubungan manajemen …
Buku ini adalah hasil dari APO Top Forum on Labor-Management Cooperation yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada tanggal 11-15 November 1996. Forum ini memfokuskan pada partisipasi pekerja dalam kerja sama antara pihak manajemen dan pekerja (labor-management cooperation). Isinya meliputi makalah-makalah dan diskusi tentang sejauh mana partisipasi pekerja dapat membentuk kerja sama yang efek…
Buku ini membahas pekerja rumah tangga (PRT) sebagai aktor di ruang domestik, terutama ketika mereka berasal dari kelas bawah dan pengguna jasa dari kelas menengah/atas. Relasi kerja domestik tersusun dalam struktur kuasa kelas, termasuk budaya “ngenger” atau relasi patron-klien yang memperkuat unsur sosial (hubungan kekeluargaan) dibanding sekadar ekonomi. Implikasi dari budaya tersebut me…
Buku ini membahas tentang Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara pengusaha dan serikat pekerja dari perspektif manajemen sumber daya manusia. Materi meliputi aspek filosofis, hukum, konseptual, dan manajerial terkait PKB; muatan atau klausul yang lazim dan penting dalam PKB; tinjauan hukum Indonesia dan perbandingan internasional; serta konteks pelaksanaan PKB di Indonesia. Tujuannya agar pekerj…
Buku ini membahas manajemen hubungan industrial di Indonesia dengan fokus pada peran serikat pekerja, perusahaan, dan pemerintah dalam membangun iklim kerja yang harmonis. Disajikan kerangka teoritis, regulasi yang berlaku, serta studi kasus tentang dinamika hubungan ketiga pihak dalam menghadapi perubahan ekonomi dan globalisasi. Tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman menyeluruh tentang s…
Buku ini memaparkan hubungan tenaga kerja sebagai suatu sistem yang menyeimbangkan tujuan hubungan ketenagakerjaan seperti efisiensi, keadilan, dan "suara" (voice), serta hak-hak pekerja dan manajemen. Pendekatan yang digunakan lebih dari sekadar deskripsi proses — dia menempatkan proses kontemporer A.S. dalam konteks tema utama: apakah tujuan tercapai, perlu reformasi, dan bagaimana konteks …