Text
Perempuan Postkolonial dan Identitas Komoditi Global
Buku ini mengkaji bagaimana identitas perempuan dibentuk dan dikomodifikasi dalam konteks arus globalisasi dan budaya postkolonial. Fokusnya pada dua ikon komoditi pop: mie instan dan jilbab. Monika Eviandaru menyoroti bagaimana produk sehari-hari diproduksi dan dikonsumsi, bukan hanya sebagai barang, tetapi juga sebagai simbol identitas feminin dan status sosial. Dengan pendekatan budaya kritis postkolonial, buku ini membedah keterkaitan antara politik identitas perempuan, ekonomi global, dan konstruksi sosial yang diwujudkan melalui konsumsi dan simbolisme komoditi. Kajian ini membuka wacana penting tentang bagaimana perempuan menghadapi tuntutan ekonomi global sambil mempertahankan identitas dan agensi mereka di era globalisasi.
Tidak tersedia versi lain