Buku ini menyoroti ekspansi kapitalisme di Asia—terutama di Asia Tenggara dan komunitas diaspora Tionghoa—dengan pendekatan yang menekankan budaya dan moralitas pasar, bukan melalui model ekonomi abstrak. Robert W. Hefner mengkaji bagaimana kapitalisme mengakar lewat lembaga, nilai budaya, agama, identitas etnis, dan kelas sosial. Studi kasus di dalam buku menampilkan nuansa lokal yang belu…
Buku ini bertujuan membekali pembaca dengan pengetahuan mengenai karakteristik, sasaran, dan luasnya pengaruh tes psikologi sebagai alat ukur ilmiah yang penting. Pembahasan mencakup sejarah tes psikologi, norma dan reliabilitas, validitas dan pengembangan tes, serta aplikasi tes dalam berbagai konteks (intelektual, prestasi, kelompok khusus). Selain itu, buku mengeksplorasi isu-terkini seperti…
Buku ini menyajikan pembahasan lanjutan dari jilid 1, dengan fokus pada aplikasi dan isu-terkini dalam bidang pengujian psikologi. Termasuk di dalamnya: pengukuran neuropsikologis, tes kepribadian dan organisasi, validitas dan reliabilitas dalam konteks terapan, serta isu etis dan sosial-kultural dalam praktik tes
Buku ini menjelaskan bagaimana organisasi dapat mengubah aset tak berwujud—seperti budaya, modal manusia, teknologi informasi, dan hubungan pelanggan—menjadi hasil nyata yang berdampak langsung pada kinerja organisasi. Kaplan dan Norton memperluas kerangka Balanced Scorecard dengan menghadirkan Strategy Map, yaitu peta hubungan sebab-akibat yang menggambarkan bagaimana kapabilitas internal,…
Buku ini mengkaji prinsip-prinsip yang membuat beberapa perusahaan Amerika menjadi sangat unggul dalam jangka panjang. Berdasarkan survei dan studi terhadap perusahaan-perusahaan yang dianggap berhasil, Peters dan Waterman menyusun delapan prinsip utama keunggulan organisasi, yang meliputi orientasi tindakan (bias for action), kepekaan terhadap pelanggan, inovasi dan kewirausahaan dalam organis…