Buku ini menelaah bagaimana dalam konteks Indonesia yang mayoritas muslim tetapi berinstitusi politik sekuler (relatif), terjadi interaksi antara demokrasi, politik Islam, dan ideologi toleransi nasional (yakni ide Pancasila). Ramage mengkaji asal-usul wacana, peran tokoh seperti Abdurrahman Wahid dan organisasi-organisasi Islam, serta bagaimana negara Indonesia menjaga keseimbangan antara Isla…
Buku ini mengkaji dinamika demokrasi dan politik di “kota santri” (Malang) sebagai sebuah kota pendidikan dan religius, bagaimana kultur santri mempengaruhi politik lokal, perilaku politik lokal, partisipasi masyarakat, dan faktor-faktor struktural dalam pelaksanaan politik lokal setelah reformasi. (tercatat dalam daftar pustaka referensi)
Revitalisasi Pancasila, sebagai satu ideologi bangsa, Pancasila senantiasa masih disebut-sebutkan, namun di sisi lain mengalami pengabaian-pengabaian. Buku ini merupakan hasil catatan pengalaman pribadi dan pemikiran ulang mengenai berbagai masalah seputar Pancasila. Penulisan tidak semata teoritis, tetapi ditujukan untuk menggugah pembaca dalam merespons tantangan lokal, nasional, maupun global
Buku ini menelaah Pancasila dari sudut historis, rasional, dan relevansinya bagi masa kini. Yudi Latif mengajak pembaca untuk memahami Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi sebagai nilai ideologis dan filosofis yang memiliki akar sejarah mendalam dan potensi aktual yang dinamis. Tema-tema dalam buku ini mencakup: Historisitas Pancasila: asal-mula Pancasila, pemikiran para pendir…
Buku ini adalah kumpulan refleksi pemikiran nasionalisme dari Roeslan “Cak Roes” Abdulgani pada usia 81 tahun. Ditulis oleh dirinya sendiri (atau koleksi pemikiran) dengan kontribusi dari Forum Komunikasi Alumni GMNI Jawa Timur, buku ini menyajikan pandangan Roeslan tentang nasionalisme, moralitas, identitas bangsa, dan peran Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Dalam buku ini, Cak Roes …
Buku ini menganalisis kebijakan budaya di Indonesia dari masa kolonial hingga era reformasi, dengan fokus pada peran negara dalam membentuk budaya nasional. Tod Jones mengkaji bagaimana kebijakan budaya otoritarian diterapkan dan dampaknya terhadap masyarakat, serta perubahan yang terjadi seiring dengan transisi politik di Indonesia.
Buku ini merupakan hasil disertasi doktoral yang dipertahankan penulis di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) pada tahun 1984, baru kemudian diterbitkan oleh CSIS pada tahun 1985