Buku ini merupakan hasil tesis doktoral (S3, UIN Syarif Hidayatullah, 2014) yang menjelaskan bagaimana komunitas Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), meskipun mengalami marginalisasi, mampu bertahan melalui praktik civil society yang berlandaskan nilai-nilai keberadaban (civility). Melalui gerakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi—tanpa penonjolan atribut organi…
Buku ini mengupas bagaimana prasangka sebagai pikiran dan sikap berkembang menjadi konflik dan bagaimana komunikasi antarbudaya berperan dalam konteks konflik sosial-etnis. Disertai teori konflik antaretnik dan model penyelesaiannya, buku ini menawarkan gagasan model komunikasi untuk meredam ketegangan sosial dan diskriminasi struktural.